Polusi

Apa Permasalahan Lingkungan Utama yang hampir sebagian besar penyumbang berbagai polusi?

Berdasarkan SK MenKLH No 02/MENKLH/1988, polusi adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan/atau komponen lain ke dalam air/udara, dan/atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air/udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya.
Penyebab berbagai polusi antara lain :
  • Meningkatnya kandungan nutrien
  • Sampah organik
  • Industri membuang berbagai macam polutan limbahnya seperti logam berat, toksin, minyak, nutrien, padatan, dll.
Dampak dari berbagai polusi tersebut antara lain:
  • Dampak kesehatan
  • Dampak terhadap tanaman
  • Hujan asam
  • Efek rumah kaca
  • Kerusakan lapisan ozon

Leave a comment »

siklus hidrologi

Air di bumi berada dalam bentuk cair, padat dan gas. Secara total, volume air ini tidak berubah, hanya berpindah dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Siklus air atau siklus hidrologi menyediakan air untuk kehidupan di bumi. Siklus air bersifat tertutup, artinya berada dalam volume yang tetap. Lebih dari 70% air di bumi, volume air di lautan ini berubah seiring perubahan iklim.

Berikut tahapan yang terjadi dalam siklus hidrologi

  • presipitasi, uap air yang terakumulasi atau membeku dan turun ke permukaan bumi
  • infiltrasi, penyerapan air oleh tumbuhan dan tersimpan dalam tanah
  • kondensasi, pengembunan
  • evaporasi, penguapan

Leave a comment »

daur materi

untuk melestarikan makhluk hidup dan ekosistem, maka diperlukan adanya proses daur ulang materi dalam ekosistem secara terus menerus. Materi tersebut antara lain : karbon ( C ), air ( H2O ), Belerang ( S ), Nitrogen ( N2 ), Oksigen ( O2 ),dll.

Daur materi adalah rangkaian perubahan bentuk unsur-unsur kimia yang melibatkan komponen-komponen biotik dan abiotik dari ekosistem. Ada dua tipe daur materi yakni :

  • Berbentuk gas yang tempat terjadinya di atmosfir atau hidrosfir (lautan) seperti daur karbon dan nitrogen
  • Tipe-tipe sedimen yang terjadinya di dalam kulit bumi seperti daur sulfur dan fosfor
Karakteristik dari setiap daur yakni melibatkan organisme untuk membantu menguraikan senyawa-senyawa menjadi unsur-unsur.
Secara umum dan alami, daur materi ini berjalan seimbang, namun adanya aktivitas manusia yang berlebih menyebabkan terjadinya ketidaksetimbangan. seperti pada daur karbon  yang secara alami setimbang antara fotosintesis dan respirasi sel. Namun, aktivitas manusia yang berlebih dapat meningkatkan kandungan karbondioksida di atmosfer.

Leave a comment »

Komponen Ekosistem

Komponen ekosistem penting diketahui untuk memahami interaksi yang terjadi dalam ekosistem. Komponen ekosistem ini saling mempengaruhi dan menunjang kehidupan. Komponen ini sama-sama memiliki peran yang penting dalam ekosistem.

Komponen Ekosistem dibagi dua : Biotik dan Abiotik. Biotik adalah faktor hidup yang meliputi semua makhluk hidup di bumi, baik tumbuhan maupun hewan. sementara abiotik adalah faktor tak hidup yang meliputi faktor fisik dan kimia.

Komponen Biotik yang dijelaskan meliputi :

  • Bakteri, fungi, alga, virus
  • Tumbuhan
  • Hewan
  • Manusia

Komponen Abiotik yang dijelaskan meliputi:

  • Tanah
  • Udara
  • Temperatur
  • Kelembaban
  • Cahaya matahari

Leave a comment »

konsep ekologi berbasis islam

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh”

QS. Al-Ahzab:72 menggambarkan tentang segi kezaliman dan kebodohan manusia yang mau menerima tugas, tetapi tidak melaksanakannya. Tugas itu yakni menjadi khalifah di muka bumi, hanya manusia yang menerima diantara yang lain ketika hal ini Allah pertanyakan pada langit, bumi dan gunung-gunung.  Namun kemudian ada firman Allah yang lain QS Al Baqarah : 11.

“Dan bila dikatakan kepada mereka: Janganlah kamu membuat  kerusakan di muka bumi, mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.

Kerusakan di muka bumi telah tampak nyata dan semakin hari semakin memburuk. Walaupun penyebab utama dari kerusakan ini adalah manusia, namun manusia seringkali tidak sadar dan tidak tergerak untuk melakukan upaya pelestarian dan keselamatan bumi sebagai tempat manusia tinggal. Ketidaksadaran ini sangat kontradiktif dengan ajaran agama untuk tidak merusak bumi. Sebagai umat Islam, sudah seharusnya mangimani ayat-ayat Allah SWT hingga tahap implementasi dalam kehidupan. Muslim menghuni sebagian besar Indonesia, namun kenyataannya kerusakan lingkungan makin nyata terjadi di Indonesia. Perlu adanya penyadaran menyeluruh pada kaum muslim seluruh Indonesia untuk menjaga lingkungan. Proses penyadaran ini dimulai dengan transfer pengetahuan yang komprehensif mengenai lingkungan dan konsep-konsep dasar ekologi untuk memahami pengaruh dari adaya interaksi antar makhluk hidup dan peranan dalam kehidupan dalam relung yang berbeda.

Ruang lingkup ekologi yang dibahas dalam perkuliahan antara lain:

  • Konsep interaksi dalam ekologi
  • Level organisasi ekologi
  • Habitat, relung (niche)
  • Ekosistem makro dan mikro
  • Komponen biotik dan abotik ekosistem
  • Peranan Fotosintesis dalam Menopang Kehidupan
  • Rantai makanan
  • Pemahaman Suksesi Primer dan Sekunder

Leave a comment »

Kuliah Pertama di PMI

Mata Kuliah   : Pengantar Ekologi

Sem/Thn        : III/2008-2009

Jurusan          : Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)

Fakultas         : Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung

Mata kuliah “Pengantar Ekologi” bertujuan memberikan wawasan lingkungan hidup serta keterampilan menganalisis masalah dan merencanakan perbaikan ekosistem baik secara substansif maupun dalam tataran praktis bagi mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Salah satu syarat pengem-bangan masyarakat yang islami adalah pengintegrasian aspek ekologis dengan islam itu sendiri. Manusia sebagai pengemban amanat kekhalifahan, berkewajiban mengupayakan lingkungan hidup atau ekosistem yang ramah dan bersahabat. Bukan hanya karena Allah SWT tidak menghen-daki kerusakan di muka bumi, melainkan juga karena manusia sebagai hamba Allah me-merlukan lingkungan yang kondusif bagi peribadahan.

Peribadahan yang baik dalam kaitannya dengan ekologi dan pengembangan ma-syarakat islami (islamic community development) tentunya menuntut perbaikan kualitas lingkungan hidup. Perbaikan itu mencakup komponen biotik dan abiotik dari ekosistem yang menjadi tempat dan tumpuan hidup masyarakat (komunitas manusia) yang hendak dikembangkan.

Perbaikan ekosistem yang ideal bagi peribadahan memerlukan bukan hanya wa-wasan lingkungan hidup, melainkan juga kemampuan menganalisis masalah ekosistem. Paduan pengetahuan dan keterampilan analisis ekosistem ini akan membantu para da’i, pengembang masyarakat islami atau islamic community development worker untuk meru-muskan masalah, mengenali rangkaian penyebabnya dan pada akhirnya merencanakan rekayasa sosial dan teknologi

Leave a comment »

Baksos Cikalongwetan

Alhamdulillah,,untuk kesekian kalinya,tim akupunkture ITB menyelenggarakan baksos lagi. Baksos ini terselenggara atas permintaan desa Mandalawangi, Kec. Cikalongwetan. Permintaan baksos yang tiada henti membuktikan antusiasme masyarakat yang besar terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan dan membuktikan adanya kontribusi akupunkture dalam peningkatan kualitas kesehatan tersebut.

Baksos Cikalongwetan diselenggarakan 3 kali dengan frekuensi satu kali perminggu. Tingginya jumlah masyarakat yang berobat pada minggu pertama menunjukkan antusiasme yang besar terhadap pengobatan sosial akupunkture. Jumlah masyarakat yang berobat sekitar 130 orang.

Pada akhir pengobatan diadakan evaluasi. Kepala desa dan warga kader desa menyebutkan bahwa akupunkture membantu proses penyembuhan dari penyakit yang diderita warga. contohnya pa Atep, salah satu kader desa yang menderita kelumpuhan, merasakan ada perbaikan kondisi tubuh, yakni tubuh merasa nyaman, enak makan dan kondisi tubuh kuat. Pada umumnya, warga merasakan hal yang sama yakni kondisi tubuh membaik. Semoga dengan akupunkture dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Leave a comment »

Baksos BMG

Baksos kedua

Akupuntur tidak cukup satu kali untuk mempengaruhi metabolisme tubuh agar tubuh menuju keadaan homeostasisnya. untuk itu, baksos kedua dilaksanakan sebagai follow up pasien akupunktur pada baksos pertama. Tim yang berangkat adalah tim CBHC, dengan penanggungjawab kegiatan Drs. Gunawan.

walaupun hanya akupunktur, masyarakat antusias untuk berobat, rata-rata mereka adalah pasien yang lalu, dan ingin berobat kembali karena telah merasakan manfaatnya. ketika saya tanyai, mereka senang dengan kegiatan baksos seperti ini dan berharap untuk ke depannya tetap diadakan.  pada baksos kali ini, walaupun sebetulnya peralatan tidak selengkap baksos pertama, namun ada saja tindakan operasi darurat, lagi-lagi dr.Fenty yang semangat melakukannya. Subhanallah..

rekan2 cbhc

Semoga dengan kegiatan baksos ini, menuju ke arah kemandirian kesehatan masyarakat..:)

Leave a comment »

Baksos BMG

Baksos Pertama

Ds. Cipelah

Dalam rangka menuju kemandirian kesehatan masyarakat, CBHC mengadakan baksos kesehatan di Desa Cipelah, Rancabali..tanggal 03 Agustus 2008 . Pertama kali kegiatan baksos ini diadakan, baksos diselenggarakan secara konvensional medis dan akupunktur.

Prof. Andreanus membuka kegiatan baksos dengan memberikan arahan singkat pada warga menuju kemandirian kesehatan masyarakat, namun Prof. Andreanus juga memberikan keyakinan pada warga untuk tidak takut berobat dengan akupunktur. Akupunktur bisa dibilang baru memasuki daerah itu, sehingga tidak sedikit warga yang masih takut.

Desa cipelah termasuk dalam desa terpencil, menghabiskan waktu 3 jam perjalanan dari BMG ITB hingga ke lokasi. Dengan kondisi seperti itu, wajar masyarakat disana jarang berobat ke kota, selain jauh sekali, biaya transportasi juga mahal sekali (kata warga disana). Penyakit warga terlihat sudah lama dan tidak diobati. Beberapa kasus ditangani dengan operasi darurat oleh dokter2 BMG, dr. Fenty terlihat begitu semangat membedahnya :) . Kegiatan baksos pertama berjalan lancar dan melelahkan. Tercatat jumlah pasien hingga 360 orang, 260 berobat dengan medis dan 100 dengan akupunktur.

Leave a comment »

Baksos Cisarua

Berawal dari testimoni beberapa pasien dari cisarua yang terapi akupunktur ke Arcamanik, dan setelah di follow up hingga ke kepala desa, maka kegiatan baksos akupunktur dapat terselenggara.

Target utama dari kegiatan ini adalah memberikan pelayanan akupunktur dan informasi kesehatan bagi masyarakat cisarua, khususnya masyarakat desa kertawangi. Baksos diselenggarakan 3 kali dengan frekuensi per minggu, yakni pada 26 April, 03 Mei dan 10 Mei 2009.

Desa kertawangi terletak di Bandung barat, antara parongpong dan cimahi. Waktu tempuh dari Bandung via parongpong sekitar 30-45 menit, sementara via simpang tiga lembang sekitar 45-60 menit.

Hari I baksos dimulai dengan  sambutan dari Bpk kepala desa Kertawangi, Bpk Sobandi Suryasasmita, S.IP, kemudia dilanjutkan dengan sambutan dari ketua divisi herbal dan akupunktur, Prof. Andreanus . Setelah itu pengarahan tentang herbal oleh ibu Ina dan dilanjutkan pengarahan akupunktur oleh dr. fanty.

Hari I baksos, hanya didatangi oleh sekitar 48 warga yang membutuhkan terapi. Penyakit yang diderita warga bervariasi dari penyakit ringan seperti pegel2 kaki hingga ke struk. Namun, tim akupunktur ITB dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat. Semua keluhan warga kami catat dalam status pasien secara lengkap, mulai dari keluhan utama, keluhan tambahan, titik terapi dan waktu terapi. Sedikitnya warga yang berobat, menurut pa Kades semoga memang hanya sedikit warga yang sakit, sementara yang lainnya sehat. Namun berdasarkan wawancara dengan warga, banyak warga yang masih mau datang berobat, namun tidak memilik kartu berobat. Karena hal ini bukan halangan, semoga ke depan, akan lebih banyak lagi warga yang bisa dilayani.
Tetap semangat tim akupunktur ITB!

Leave a comment »